ANALGETIK
Assalamualaikum teman – teman...
Selamat datang di blog saya, kali ini
saya akan membahas tentang analgetik.
Apasih analgetik itu?
Apakah analgetik sama dengan analgesik?
Penasarankan?...
Nahh, maka dari itu tetap lanjutin ke
bawah ya, biar tahu dengan jelas apa itu analgetik.
Analgetik dalam kata
sifat dan bendanya dapat disebutkan sebagai analgesik. Obat-obat analgetik
adalah obat-obat dari analgesik. Analgetik dan analgesik sama – sama berfungsi
sebagai penghilang rasa sakit atau nyeri. Jadi, dapat disimpulkan bahwa
analgetik adalah analgesik
Analgesik menurut KBBI
adalah obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan seorang pasien
kehilangan kesadaran. Sering disebut sebagai obat pain killer karena khasiatnya
yang dapat menghilangkan rasa sakit yang diderita oleh seorang pasien.
Analgetik berfungsi
dengan cara menghambat penyaluran sinyal rasa sakit atau kerusakan pada
jaringan hingga otak akan mendeteksi bahwa tubuh sedang berada di dalam keadaan
baik – baik saja karena tidak aktifnya saraf reseptor pada saraf perifer.
Dibalik sisi positif
analgetik yang dapat mengobati rasa nyeri, ternyata anlagetik juga memiliki
sisi negatif atau efek yang dapat membahayakan dari penggunaannya yaitu bahaya
dalam hal ketergantungan yang akan dialami oleh pasien apabila mengonsumsi obat
tersebut secara terus menerus tanpa hitungan dosis yang tepat dari dokter. Obat
analgetik memiliki sifat yang mirip dengan narkotika yang bekerja mempengaruhi
sistem saraf pada manusia, mengubah definisi sakit yang kemudian akan
dihantarkan oleh sistem saraf sebagai jaringan penerima dan penyalur rangsangan
untuk diproses oleh otak hingga menimbulkan reaksi dari rasa sakit itu sendiri
(Zakira, 2018).
Dari penjelasan diatas
mungkin terlihat bahwa analgetik merupakan obat yang berfungsi sebagai
penghilang rasa sakit saja, namun masih banyak lagi fungsi dari obat analgetik,
yaitu sebagai obat anti inflamasi atau obat radang yang ditimbulkan oleh
penyakit atau virus serta bakteri, mengobati demam dan infeksi virus penyakit
serta kuman, mencegah serangan jantung, serta mengobati nyeri pada sendi, radang
pada artritis dan kekakuan pada sendi.
Mekanisme kerja dari obat analgetik
adalah sebagai berikut:
a. Menghambat
tumbuhnya rangsangan dalam reseptor nyeri perifer oleh anastetik lokal
b. Menghalangi
penyaluran rangsangan nyeri daam saraf sensoris
c. Menghambat
pusat nyeri dengan anastetik umum.
Obat
analgetik terbagi menjadi dua golongan, yaitu analgetik narkotik yang cenderung
memiliki efek pereda nyeri yang kuat, contoh obatnya berupa opium dan morfin.
Lalu ada analgetik non narkotik bekerja dengan tidak menimbulkan sifat adiktif
atau ketergantungan, contoh obatnya berupa asam mefenamat, parasetamol,
aspirin, ibuprofen, dan natrium diklofenak (Mita, 2017).
Sekian penjelasan
analgetik dari saya, semoga bermanfaat untuk kita semua.
Terimakasih
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Pendidikan Nasional. 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:
Balai Pustaka.
Mita, Soraya Ratnawulan, dan Patihul
Husni. 2017. Pemberian Pemahaman Mengenai Penggunaan Obat Analgesik Secara
Rasional pada Masyarakat di Arjasari Kabupaten Bandung. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat. 6(3): 194.
Zakira. 2018. Pengertian, Jenis, Fungsi,
dan Contoh Analgetik. https://halosehat.com/istilah-medis/istilah-medis-a/analgetik.
Diakses Tanggal 22 Maret 2019.


terimakasih informasinya
BalasHapussangat bermanfaat sekali infonya :)
BalasHapusWaahhh bagus makasih ka infonya❤️
BalasHapus
BalasHapusSuka💕 makasih infonya...
mksh info ny ;)
BalasHapusmakasih ka informasinya bermanfaat banget :)
BalasHapusWah saya jadi tau.. Terimakasih infonyaaa !!
BalasHapusMakasih infonya
BalasHapusilmu yang sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat terima kasih indinformasi
BalasHapusWahhh makasih ya kak infonya :-)
BalasHapusWahhh makasih ya kak infonya :-)
BalasHapusTerimakasih infonya 💙
BalasHapusmakasih ka infonya
BalasHapusTerimakasih kak untuk infonya :)
BalasHapusMakasih infonya kaa
BalasHapusTerimakasih, bisa menjadi wawasan baru nih
BalasHapusAmazing~
BalasHapusTerimakasih kakak atas infonya yang begitu mudah untuk dipahami
saya jadi lebih paham terkait analgetik setelah membaca artikel dari kakak
saya tunggu artikel berikutnya O3O